Ruang Belajar

Kembali Ekonomi Nasional, Corona, Saham 03 Apr 2020

Ujian Bagi Ekonomi Nasional

Wabah virus corona tidak hanya berdampak kepada ketidakpastian ekonomi global saja, namun juga berpengaruh ke pertumbuhan ekonomi nasional. Kepanikan di pasar keuangan berimbas pada terjadinya arus capital outflow, tekanan pada mata uang, guncanan pada pasar saham dan surat berharga di emerging markets dan negara-negara berkembang tidak terkecuali Indonesia.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa pekan terakhir pun anjlok. Pada pekan ketiga Maret 2020, IHSG mengalami penurunan hingga 14,52 persen pada posisi 4,194,944, dari 4.907,571 di pekan sebelumnya. Rata-rata frekuensi transaksi harian bahkan mengalami pelemahan sebesar 12,94 persen atau sebanyak 411.606 ribu kali transaksi, dari 472.770 ribu kali transaksi pada pekan sebelumnya.

Kemudian, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sempat mencapai Rp 16.550 pada Senin (23/3) atau melemah 650 poin (4.09 persen). Sedangkan dalam kurs tengah Bank Indonesia atau Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR), rupiah berada di posisi Rp 16.608 per dolar AS. Bank Indonesia melaporkan, kurang dari sepekan telah terjadi capital outflow Rp 20 triliun akibat kepanikan investor asing. Sejak awal tahun ini hingga 24 Maret 2020, sebanyak R 125,2 triliun dana asing kabur dari Indonesia. Ini meningkat dibandingkan 18 Maret 2020 yang terjadi outflow Rp 105,1 triliun.

Data: Dari berbagai sumber


SAYA INGIN MENGETAHUI LEBIH LANJUT

KONTAK KAMI

PT. PEFINDO Biro Kredit

Gedung Bursa Efek Indonesia Tower I Lantai 1
Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53 Jakarta 12190

P (62-21) 515 4501



Terdaftar dan Diawasi oleh:

© Copyrights 2019 PT. PEFINDO Biro Kredit.
All Rights Reserved

  • logo youtube
  • logo fb
  • logo fb
  • logo fb
  • logo fb