Ruang Belajar

Kembali kredit, pengajuan kredit, masalah kredit13 Sep 2021

Tips Mengatasi Masalah Pengajuan Kredit Ditolak

Mengajukan pinjaman atau kredit merupakan salah satu solusi keuangan yang umum dilakukan. Pilihan ini bisa menjadi cara cepat dan mudah untuk memperoleh modal usaha ataupun dana segar untuk tujuan lain. Masalah yang sangat mungkin terjadi dalam usaha mengajukan kredit adalah pengajuan kredit ditolak sehingga dana segar urung diperoleh. 

 

Beberapa Penyebab Pengajuan Kredit Ditolak

Ada beberapa penyebab umum yang menjadi alasan pihak kreditur menolak pengajuan pinjaman yang dilakukan. Salah satu penyebab yang umum terjadi adalah persyaratan pengajuan kredit yang belum lengkap. Masalah ini dapat dengan mudah diatasi jika memang persyaratan kredit yang diminta oleh kreditur telah tersedia dan calon debitur tinggal melengkapi.

Masalah lain yang sangat umum terjadi pada kasus penolakan pengajuan kredit adalah nilai BI Checking atau Informasi Debitur yang buruk. Seorang debitur dengan skor kredit buruk sama dengan seseorang yang memiliki reputasi kurang baik yang bisa jadi akibat masih memiliki kewajiban menggantung yang belum terselesaikan. Kondisi tersebut bisa juga disebabkan oleh perilaku terlalu sering menunggak cicilan pada kredit sebelumnya.

Skor kredit dan laporan kredit debitur ini kini bisa diperoleh dengan akses mudah melalui biro kredit atau melalui aplikasi Sistem Layanan Informasi Keuangan yang dikelola oleh Otoritas Jasa Keuangan. Yang terakhir ini menyajikan data dalam format informasi kredit historis debitur saja dan bukan skor kredit.

Seorang debitur akan mendapat skor buruk jika memiliki perilaku kurang bijak dalam mengelola kewajibannya atau masih memiliki tunggakan cicilan kredit. Semakin sering dan semakin lama cicilan kredit tertunda maka penilaian yang didapat juga akan semakin buruk. Hal inilah yang membuat pengajuan kredit ditolak karena alasan skor kredit debitur yang buruk.

 

Mengatasi Pengajuan Kredit Ditolak Karena Skor Kredit Buruk 

Salah satu langkah penting yang harus dilakukan debitur guna menjaga skor tetap baik adalah dengan memenuhi kewajiban membayar cicilan tepat waktu. Membayar cicilan tepat waktu ini berarti melakukan pelunasan cicilan sebelum tanggal jatuh tempo. Upaya lain bisa juga dengan meneliti data perkreditan guna memastikan tidak ada data yang salah atau belum terupdate. Selama debitur melakukan hal tersebut tidak akan memiliki alasan skor menjadi buruk. 

Jika terjadi kasus skor debitur buruk, ada baiknya untuk memeriksa seluruh pinjaman yang pernah diambil atau masih dalam masa pelunasan. Pastikan tidak ada tagihan cicilan yang tertunda atau belum terbayar. Jika memungkinkan, segera lunasi pinjaman tersebut. Lakukan konfirmasi dengan pihak kreditur atas pelunasan yang telah dilakukan. Jika diperlukan, minta surat penjelasan atau konfirmasi dari kreditur bahwa kewajiban menyelesaikan pinjaman telah terpenuhi. Lakukan pemantauan perubahan data dan skor. Jika tidak ada perubahan maka ajukan keluhan pada pihak kreditur. Selama skor informasi debitur masih buruk, maka peluang mendapatkan kredit baru hampir dipastikan tidak akan terbuka.


SAYA INGIN MENGETAHUI LEBIH LANJUT

KONTAK KAMI

PT. PEFINDO Biro Kredit

Gedung Bursa Efek Indonesia Tower I Lantai 1
Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53 Jakarta 12190

P (62-21) 515 4501



Terdaftar dan Diawasi oleh:


Bagian dari:

© Copyrights 2019 PT. PEFINDO Biro Kredit.
All Rights Reserved

  • logo youtube
  • logo fb
  • logo fb
  • logo fb
  • logo fb